Friday

Tarik tali

Tarik tali dalam bercinta memang terkadang ada yang tak kena.
Tertarik salah, tertarik lebih atau tertarik kurang jadi masalah.
Semua serba tak kena, atau tali itu yang tak kena.

Tarik tali itu wajib dalam setiap manusia yang bercinta, tidaklah nampak terlalu menyerah atau tidaklah terlalu menjauh...

Tapi andai tersalah langkah, meranalah jiwa...
Berpada-pada kena ada...

Tapi bertarik tali dengan orang yang tiada perasaan dengan kita itu...

Namanya, buang masa!

Wednesday

Dead part

Thank you for having me in your life.
You are the reason when I'm here, still you are the reason of my tumbling down.
One day, when I could reach you I will show you the real me.
Thank you for awakening some dead part of me to alive.
Still, you will regret making it alive.
And one day, what goes around comes around.
You shouldn't rising the dead part of mine.
You will regret it, no matter how.
Just be careful on your step.

And thank you again.
You don't deserve my respect anymore.

Tuesday

Psycho terpsycho

Si psycho terpsycho. Kata mereka.
Tapi si psycho ada perasaan marah macam si kena psycho.
Si kena psycho pula baran membara. Setiap masa cakap sikit membaran. Melenting tidak tentu pasal.
Aduhailah nasib badan.
Sudah ditipu, dipsycho malah dipermainkan pula.

Monday

Mimpi

Bermimpikan puisi indah,
Beralunkan suara sang pujangga,
Terasa waktu berhenti seketika,
Seluruh uratku ku rasa deras bernyawa,
Cuma seketika sebelum detik permulaan kepada penghabisan bermula.
Sememangnya pertemuan maya tiada ertinya bagi jiwa-jiwa yang beku mengeras.
Berkubukan jiwa yang pernah terluka, aku kuatkan langkah tapak kaki untuk menapak pada bumi.
Sekalian alam pun mengatakan tidak, sedangkan aku mencubakan ya.
Sedalam mana kurenang, aku timbul kembali,
Seluas mana jalan kutentang, aku tetap di tapak ku berdiri.
Kau jauh, tetap mahu menjauh.
Jarak yang tidak terpisah, masa yang menjadi jurang memisah.

Berdamai dengan waktu lalu, waktu lalu tetap mengubur sunyi rasa sendiri.
Beginikah rasanya bila sudah menjadi bukan diri sendiri.

Waktu yang Tuhan redha

Kau ditelan dalam putaran masa yang semakin menjarakkan rasa dengan perasaan yang hampir binasa.
Terkadang aku meminta dipertemukan semula pada waktu yang Tuhan redha.
Tertanya pula bilakah pula waktu itu akan berlaku?
Seakannya menanti untuk selamanya, si penanti yang bijaksana menjadi setia.
Tiba pula hari yang aku pinta pada Tuhan akan dipertemukan dengan kau pada waktu yang Tuhan redha.
Menjadi tanda tanya, inikah waktu yang Tuhan redha?
Inikah ujiannya yang Tuhan bagi untuk hati-hati yang pernah merintih untuk dipadamkan segala memori?
Inikah harinya yang Tuhan redha? Inikah waktunya?
Kenapa persoalan lagi bertambah berbanding jawapan?
Permainan jiwa bagaimanakah pula yang ini?
Ini luar biasa.
Aku meminta pada Tuhan untuk menyatukan kita pada waktu yang Tuhan redha.
Inikah waktunya?
Seandainya, istikharah itu yang menjadi alamat berhenti... Aku sudah segera percaya...
Bermakna, waktu yang Tuhan redha itu benar-benar tiada.
Dan, ketika ini, teka-teki tamat di sini.
Tepat pada ketika ini.
Sebelum waktu aku bermimpi.

99%

99% of possibilities are happening.
I don't know what God had planned for us.
Somehow, it's really unbelievable and amazing.
HE can turn the situation 360° from what actual happen.
I do believe HIM.